MODUL 3
MODUL 3
Hukum Ohm menyatakan hubungan antara arus listrik dan beda potensial. Arus yang mengalir melalui sebagian besar konduktor berbanding lurus dengan tegangan yang diterapkan padanya. Georg Simon Ohm, seorang fisikawan Jerman, adalah orang pertama yang memverifikasi hukum Ohm secara eksperimental. Hukum Ohm mengatakan bahwa tegangan pada suatu konduktor akan sebanding dengan arus yang melewatinya dan hanya berlaku ketika suhu dan faktor-faktor fisik lainnya tetap konstan.
Analisis mesh adalah cara lain untuk menganalisis rangkaian
listrik dengan menggunakan arus mesh atau arus loop sebagai variabel utama.
Pendekatan ini lebih praktis daripada menganalisis arus yang mengalir melalui
setiap elemen dalam rangkaian karena jumlah persamaan yang harus diselesaikan
lebih sedikit.
1. Dapat memahami prinsip Hukum Ohm.
2. Dapat memahami prinsip Hukum Kirchoff.
3. Dapat membuktikan perhitungan arus dengan menggunakan
Teorema Mesh.
A.Alat
1.module
2.Multimeter
1.Resistor
Resistor merupakan komponen penting dan sering dijumpai dalam sirkuit Elektronik. Boleh dikatakan hampir setiap sirkuit Elektronik pasti ada Resistor. Tetapi banyak diantara kita yang bekerja di perusahaan perakitan Elektronik maupun yang menggunakan peralatan Elektronik tersebut tidak mengetahui cara membaca kode warna ataupun kode angka yang ada ditubuh Resistor itu sendiri.
Seperti yang dikatakan sebelumnya, nilai Resistor yang berbentuk Axial adalah diwakili oleh Warna-warna yang terdapat di tubuh (body) Resistor itu sendiri dalam bentuk Gelang. Umumnya terdapat 4 Gelang di tubuh Resistor, tetapi ada juga yang 5 Gelang.
Gelang warna Emas dan Perak biasanya terletak agak jauh dari gelang warna lainnya sebagai tanda gelang terakhir. Gelang Terakhirnya ini juga merupakan nilai toleransi pada nilai Resistor yang bersangkutan.
Cara Membaca Kode Warna Resistor 4 Gelang
- Warna gelang ke-1 menunjukkan nilai tahanan
- Warna gelang ke-2 menunjukkan nilai tahanan kedua
- Warna gelang ke-3 menunjukkan angka pengali
- Warna gelang ke-4 menunjukkan nilai toleransi.
Cara Membaca Kode Warna Resistor 5 Gelang
- Warna gelang ke-1, ke-2, dan ke-3 menunjukkan nilai tahanan atau resistansi
- Warna gelang ke-4 menunjukkan angka pengali
- Warna gelang ke-5 menunjukkan nilai toleransi
Gelang 2 = hitam = 0
Gelang 3 = hijau = 5 karena sebagai pengali jadi nilainya 00000 atau 105
1+ 0 + 0000 + 5% = 1.000.000=1.000.000 ohm 5% = 1 juta ohm 5% atau perhitungannya seperti ini
10 x 105 ohm= 106 ohm = 1 juta ohm ± 5%
Apa maksud toleransi 5%? Maksudnya, 5% dari 10k ohm adalah 50000 ohm =50k, sehingga nilai resistor tersebut bisa saja berada antara 0,95M ohm sampai dengan 1,05M ohm.
Gelang 2 : orange = 3
Gelang 3 : hitam = 0
Gelang 4 : merah = 102 atau 00
Gelang 5 : coklat = 1%
Jadi nilai resistor tersebut adalah 330 x 102 =33.000 ohm ± 1% atau 33k ohm ± 1%
2. Hukum Ohm
“Kuat arus yang mengalir dalam suatu penghantar atau hambatan besarnya sebanding dengan beda potensial atau tegangan antara ujung-ujung penghantar tersebut. Pernyataan itu bisa dituliskan sebagai berikut yaitu I ∞ V.” Hukum Ohm dirumuskan oleh fisikawan Jerman Georg Simon Ohm pada tahun 1827 dan dinyatakan dalam persamaan matematis sederhana:
V = I⋅R
V = tegangan dalam volt (V),
I = arus dalam ampere (A), dan
R = resistansi dalam
ohm (Ω).
Hukum Ohm menyatakan bahwa tegangan pada suatu komponen
dalam suatu rangkaian sebanding dengan arus yang mengalir melaluinya, dengan
resistansi sebagai faktor proporsionalitasnya. Artinya, jika resistansi tetap,
maka arus dan tegangan akan memiliki hubungan linier. Jika resistansi
meningkat, arus akan menurun untuk mempertahankan proporsionalitas dengan tegangan.
3.hukum kirchoff
Hukum I
Kirchoff:
"Jumlah kuat arus listrik yang masuk ke suatu titik cabang akan sama dengan jumlah kuat arus listrik yang meninggalkan titik itu."
Hukum I Kirchhoff biasa disebut Hukum Arus Kirchhoff atau
Kirchhoff’s Current
Law (KCL).
Gambar 3.1 Hukum Kirchoff
Berdasarkan gambar di atas, besar kuat arus total yang
melewati titik percabangan a secara matematis dinyatakan
Σ Imasuk = Σ Ikeluar
yang besarnya
adalah
I1 = I2 + I3.
Hukum II Kirchoff:
"Jumlah aljabar beda potensial (tegangan) pada suatu
rangkaian tertutup adalah sama dengan nol."
Hukum II Kirchhoff biasa
disebut Hukum Tegangan
Kirchhoff
atau Kirchhoff’s Voltage Law (KVL).
Berdasarkan gambar di atas, total tegangan pada rangkaian
adalah Vab + Vbc + Vcd + Vda = 0. Hukum II Kirchhoff ini menjelaskan bahwa
jumlah penurunan beda potensial sama dengan nol artinya tidak ada energi
listrik yang hilang dalam rangkaian atau semua energi listrik diserap dan
digunakan.
4.Mesh
Metode arus Mesh merupakan prosedur langsung untuk menentukan arus pada setiap resistor dengan menggunakan persamaan simultan. Langkah pertamanya adalah membuat loop tertutup (disebut juga mesh) pada rangkaian. Loop tersebut tidak harus memiliki sumber tegangan, tetapi setiap sumber tegangan yang ada harus dimasukkan ke dalam loop. Loop haruslah meliputi seluruh resistor dan sumber tegangan. Dengan arus Mesh, dapat ditulis persamaan Kirchoff’s Voltage Law untuk setiap loop.
Komentar
Posting Komentar